Julian Quinones: Pahlawan Tak Terduga yang Bisa Menghancurkan Inggris

Siapa Julian Quinones?

Julian Quinones adalah nama yang mungkin masih asing bagi sebagian besar penggemar sepak bola Inggris. Namun, pemain sayap kiri Meksiko ini telah menjadi ancaman nyata di Piala Dunia 2026. Lahir di Kolombia, Quinones memilih membela Meksiko dan kini tampil gemilang. Dengan tiga gol dan satu assist dalam empat pertandingan, ia menjadi motor serangan Meksiko. Inggris patut waspada, terutama mengingat masalah di posisi bek kanan mereka.

Pemain berusia 29 tahun ini mencetak gol pertama turnamen saat Meksiko mengalahkan Afrika Selatan 2-0. Ia juga mencetak gol kemenangan melawan Republik Ceko dan Ekuador. Performanya membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam dua laga tersebut. Tidak heran jika banyak yang menyebutnya sebagai pahlawan tak terduga Meksiko.

Perjalanan Karier Julian Quinones

Dari Kolombia ke Meksiko

Quinones lahir di Magui Payan, Kolombia selatan, dekat perbatasan Ekuador. Masa kecilnya diliputi kesulitan. “Ini desa yang sangat terpencil dan terlupakan,” katanya dalam wawancara. “Namun, keyakinan bahwa saya bisa mengatasi segalanya, meski tanpa dukungan, memotivasi saya untuk terus berjuang.”

Pada usia 17 tahun, ia meninggalkan tim amatirnya, Futbol Paz, untuk bergabung dengan Tigres Meksiko. Awalnya ragu, Quinones kemudian jatuh cinta pada Meksiko. Ia menikahi wanita Meksiko dan memiliki anak di sana. “Meksiko menerima saya dengan tangan terbuka,” ujarnya. “Saya menemukan negara yang sangat murah hati.”

Julian QuinonesJulian Quinones

Selama delapan tahun, ia membela Tigres, Atlas, dan Club America, plus tiga kali dipinjamkan. Ia mencetak lebih dari 70 gol di liga Meksiko. Meski pernah membela Kolombia di level junior, tidak ada panggilan dari tanah kelahirannya. Pada 2023, setelah memenuhi syarat naturalisasi, ia bergabung dengan skuad Meksiko.

Raja Gol di Liga Saudi

Kurang dari setahun setelah menjadi pemain timnas Meksiko, Quinones pindah ke Al-Qadsiah di Liga Saudi Arabia dengan nilai transfer sekitar £12 juta. Sejak saat itu, ia mencetak 62 gol dalam 68 pertandingan di semua kompetisi. Musim lalu, ia menjadi pencetak gol terbanyak liga dengan 33 gol, mengungguli Ivan Toney (Inggris) dan Cristiano Ronaldo (Portugal).

Prestasi itu semakin mengesankan karena timnya hanya finis keempat. Namun, Quinones membawa performa itu ke Piala Dunia. Ia menjadi pemain Meksiko pertama sejak 1966 yang terlibat dalam empat gol dalam satu edisi turnamen, menyamai rekor Luis Hernandez pada 1998.

Ancaman Nyata bagi Inggris

Dengan kecepatan dan ketajamannya di sayap kiri, Quinones bisa menjadi mimpi buruk bagi bek kanan Inggris yang kerap menjadi sorotan. Apalagi pertandingan akan berlangsung di ketinggian Mexico City, yang bisa menguras stamina pemain tamu. “Saya percaya kami bisa melaju jauh,” kata Quinones. “Tim kami lengkap dan kompetitif.”

Dalam pertandingan babak 16 besar melawan Inggris di Stadion Azteca, Quinones akan menjadi pusat perhatian. Jika ia mampu tampil seperti di laga-laga sebelumnya, bukan tidak mungkin ia menjadi pahlawan yang mengantarkan Meksiko ke perempat final. Ingatlah namanya: Julian Quinones.