Paris Saint-Germain resmi menjadi juara Piala Super UEFA 2026 setelah mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1 pada laga yang berlangsung Rabu. Désiré Doué menjadi pahlawan kemenangan PSG berkat gol indahnya di babak kedua. Usai laga, pemain Timnas Prancis itu menegaskan bahwa target utama PSG musim ini adalah memenangkan semua kompetisi.
Gelar ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi PSG di ajang pembuka musim kompetisi Eropa tersebut. Pada edisi sebelumnya, Les Parisiens juga menundukkan wakil Inggris, Tottenham Hotspur. Konsistensi ini menegaskan posisi PSG sebagai salah satu kekuatan dominan sepak bola Eropa saat ini.


PSG Juara Piala Super Usai Kalahkan Aston Villa
PSG membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Khvicha Kvaratskhelia. Gol tersebut lahir dari umpan terukur Désiré Doué yang kemudian diselesaikan dengan tembakan keras oleh pemain asal Georgia itu. Keunggulan ini nyaris bertahan hingga turun minum, andai Brian Madjo tidak mencetak gol balasan.
Madjo, penyerang muda Aston Villa yang masih berusia 17 tahun, menyamakan kedudukan tepat pada masa injury time babak pertama. Padahal, sebelumnya ia sempat membuang sejumlah peluang emas yang seharusnya bisa membawa Villa unggul lebih dulu. Golnya tersebut memaksa skor berubah menjadi imbang 1-1 saat jeda.
Memasuki babak kedua, PSG terus menekan lini pertahanan Villa hingga akhirnya Doué memecah kebuntuan. Gol itu bermula dari umpan terobosan indah Ousmane Dembélé, yang kemudian diselesaikan Doué dengan sepakan kaki kiri ke pojok jauh gawang Marco Bizot. Wasit sempat menganulir gol karena Doué dianggap offside, namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut tetap disahkan karena Matty Cash dinilai masih membuat pemain PSG itu dalam posisi onside.
Rekor Bersejarah yang Diukir Désiré Doué
Dengan satu gol dan satu assist di laga ini, Doué mencatatkan namanya dalam buku sejarah Piala Super UEFA. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak gol sekaligus assist dalam satu pertandingan Piala Super sejak Luis Suarez melakukannya untuk Barcelona pada 2015. Ketika itu, Suarez mencatatkan kontribusi serupa saat Barcelona menundukkan Sevilla milik Unai Emery.
Selain itu, Doué juga menjadi pemain pertama yang mencatatkan lebih dari satu kontribusi gol di Piala Super sejak Sadio Mané mencetak dua gol untuk Liverpool melawan Chelsea pada 2019. Pencapaian ini semakin menegaskan peran penting Doué di lini serang PSG musim ini. Ia kini menjadi salah satu pemain kunci yang diharapkan mampu membawa timnya meraih lebih banyak trofi.
Mentalitas PSG: Target Menang Segala Kompetisi
PSG datang ke laga Piala Super ini dengan status juara bertahan Liga Champions. Musim lalu, mereka berhasil menyapu bersih lima trofi, yaitu Ligue 1, Liga Champions, Piala Super UEFA, Piala Interkontinental, dan Trophée des Champions. Musim sebelumnya, PSG juga memenangkan lima gelar, termasuk Coupe de France.
Standar kesuksesan yang tinggi inilah yang ingin dipertahankan oleh para pemain PSG musim ini. Désiré Doué menegaskan bahwa timnya tidak akan berpuas diri meski sudah mengawali musim dengan trofi. “Mentalitas yang kami miliki adalah selalu menang dan menjadi sekompetitif mungkin,” ujar Doué kepada Canal+. “Kami sangat senang. Kembali dari liburan, kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami menyiapkan semuanya malam ini. Target utama kami adalah memenangkan segalanya tahun ini.”
Pencapaian Langka PSG di Piala Super Eropa
Kemenangan ini mengukuhkan PSG sebagai klub keempat dalam sejarah yang mampu memenangkan Piala Super UEFA secara beruntun. Sebelumnya, hanya Ajax pada 1973 dan 1974, AC Milan pada 1989 dan 1990, serta Real Madrid pada 2016 dan 2017 yang berhasil melakukannya. Ini sekaligus menempatkan PSG di level elite klub-klub terbaik Eropa sepanjang masa.
Luis Enrique juga menorehkan catatan pribadi yang impresif. Ia menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang memenangkan Piala Super sebanyak tiga kali, setelah sebelumnya sukses membawa Barcelona pada 2015 dan PSG pada 2025. Hanya Carlo Ancelotti yang meraih lima gelar dan Pep Guardiola dengan empat gelar yang berada di atasnya.
Safonov dan Kesiapan PSG Menatap Musim Baru
Selain Doué, kiper Matvey Safonov juga tampil gemilang di laga ini. Penjaga gawang asal Rusia itu tercatat melakukan tiga penyelamatan penting untuk menjaga gawang PSG. Penampilannya menjadi salah satu kunci keberhasilan PSG mengamankan trofi ini.
Safonov pun mengaku senang bisa memulai musim dengan gelar. “Ini seperti biasanya. Sangat menyenangkan bisa meraih gelar di awal musim,” ujarnya usai pertandingan. “Kami memang belum banyak berlatih, tetapi saya rasa kami sudah menunjukkan bahwa kami siap menghadapi musim ini.”
Trophée des Champions dan Ligue 1 Menanti
PSG masih berpeluang menambah koleksi trofi pada akhir pekan ini. Mereka dijadwalkan menghadapi Lens pada ajang Trophée des Champions, Minggu. Setelah itu, Les Parisiens akan membuka pertahanan gelar Ligue 1 mereka dengan menghadapi Rennes.
Dengan modal kemenangan di Piala Super, PSG tentu ingin melanjutkan tren positif ini. Kekuatan mental dan fisik mereka akan diuji dalam rangkaian pertandingan padat di awal musim. Namun, dengan skuad yang kompetitif dan mentalitas pemenang, PSG layak diunggulkan di setiap ajang yang mereka ikuti.
Keberhasilan PSG menjadi juara Piala Super menjadi pertanda kuat ambisi mereka musim ini. Désiré Doué membuktikan diri sebagai bintang muda yang siap mengantarkan timnya meraih kesuksesan. Kini, seluruh penggemar PSG menantikan apakah target “menang segalanya” benar-benar bisa diwujudkan pada akhir musim.
