Michael Carrick meyakini pengalaman Kobbie Mainoo di Piala Dunia tetap menjadi pelajaran berharga bagi kariernya, meski gelandang Manchester United itu tidak mencatatkan satu menit pun bermain selama turnamen. Mainoo masuk dalam daftar 26 pemain yang dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara bersama Timnas Inggris. Di ajang tersebut, The Three Lions berhasil finis di posisi ketiga, tetapi secara individu turnamen itu berjalan jauh dari harapan sang pemain.
Carrick menilai perjalanan ke Piala Dunia, sekecil apa pun peran yang didapat Mainoo, tetap membawa dampak positif bagi perkembangan pemain muda tersebut. Ia bahkan mengungkapkan bahwa komunikasi antara dirinya dan Mainoo berjalan intensif sepanjang turnamen. Bagi Carrick, dukungan mental menjadi hal yang tidak kalah penting dibandingkan menit bermain.


Mainoo Tak Bermain Satu Menit pun di Piala Dunia
Kobbie Mainoo harus mengakui keunggulan Declan Rice dan Elliot Anderson yang menjadi duet utama lini tengah Timnas Inggris pilihan Tuchel. Pemain berusia 21 tahun itu gagal mendapatkan kesempatan tampil sepanjang turnamen, termasuk saat Inggris menghadapi Prancis pada perebutan tempat ketiga. Cedera menjadi penghalang yang membuatnya tidak mungkin tampil pada laga pamungkas tersebut.
Alhasil, Mainoo menjadi satu dari hanya dua pemain di skuad Inggris yang tidak pernah turun ke lapangan sama sekali selama Piala Dunia. Satu nama lainnya adalah kiper ketiga, James Trafford. Situasi ini tentu menjadi kekecewaan tersendiri bagi pemain yang ingin membuktikan kualitasnya di panggung sepak bola terbesar dunia.
Perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026
Inggris sebenarnya tampil cukup meyakinkan sepanjang Piala Dunia 2026. Mereka berhasil melaju hingga babak semifinal sebelum akhirnya ditaklukkan Argentina dengan skor 2-1. Meski kalah, mereka masih memiliki kesempatan untuk memperebutkan posisi ketiga melawan Prancis.
Laga perebutan tempat ketiga itu berlangsung sengit dan penuh gol. Inggris keluar sebagai pemenang dengan skor 6-4 dalam pertandingan yang berjalan kacau. Hasil tersebut sekaligus menjadi pencapaian terbaik Inggris sepanjang sejarah tampil di Piala Dunia di luar kandang sendiri.
Sayangnya, kesuksesan kolektif itu tidak diiringi dengan menit bermain bagi Mainoo. Duet Rice dan Anderson yang solid membuat peluangnya tampil semakin sempit. Bahkan saat peluang sempat muncul di laga perebutan tempat ketiga, cedera justru memaksanya menepi.
Carrick Yakin Pengalaman Piala Dunia Bermanfaat untuk Mainoo
Alih-alih menganggap perjalanan Mainoo ke Piala Dunia sebagai sesuatu yang sia-sia, Carrick justru melihat banyak sisi positif. Baginya, berada di dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia saja sudah merupakan langkah besar bagi pemain semuda Mainoo. Ia pun memahami betapa beratnya situasi yang dialami sang pemain saat harus menahan keinginan untuk bermain dan memberi dampak.
Carrick mengungkapkan bahwa ia terus berkomunikasi dengan Mainoo selama turnamen berlangsung. Menurutnya, pemain adalah manusia biasa yang tidak lepas dari pasang surut, sehingga dukungan antar pemain menjadi hal yang penting. “Saya berbicara dengannya sepanjang Piala Dunia. Ini menantang. Kita semua melihat dari luar sisi gemerlap dan glamornya sepak bola, tetapi pemain juga manusia biasa yang punya pasang surut, jadi penting untuk saling mendukung,” ujar Carrick.
Carrick juga menilai kedatangan Mainoo ke Piala Dunia sebagai pengalaman yang baik. Menurut Carrick, pencapaian Mainoo sejauh ini sudah luar biasa untuk usianya. “Ini Piala Dunia—berada di sana saja sudah merupakan langkah besar. Dia masih sangat muda dan sudah mencapai banyak hal dengan cepat. Berada di tahap sekarang saja adalah sebuah pencapaian, tetapi pasti terasa menyebalkan ketika ingin bermain dan memberi dampak,” katanya.
Yang tak kalah penting, Carrick memastikan kondisi Mainoo dalam keadaan baik setelah kembali ke Manchester United. Ia menyebut pemainnya tampil dengan semangat tinggi sepanjang pekan ini. “Dia sudah kembali, minggu ini semangatnya sangat bagus. Senang rasanya dia bisa pulang dan menatap musim baru,” pungkasnya. Manchester United pun sempat membagikan momen Mainoo kembali berlatih melalui akun resmi klub dengan keterangan “Feeling good”.
Carrick Tidak Ingin Mengkritik Keputusan Tuchel
Ketika ditanya apakah Tuchel seharusnya memberikan kesempatan bermain kepada Mainoo, Carrick memilih untuk tidak mempermasalahkannya. Ia menilai setiap pelatih memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan susunan pemain. Baginya, melontarkan kritik bukanlah hal yang perlu dilakukan dalam situasi seperti ini.
“Semua orang punya pendapatnya. Ada satu skuad berisi pemain-pemain bagus, itu sebabnya ini Piala Dunia dan ini Inggris, jadi bukan urusan saya untuk mengkritik,” ujar Carrick. “Yang terpenting bagi saya adalah Kobbie berada di tempat yang benar-benar baik. Saya rasa dia merasakannya. Dia siap untuk musim besar, dan melihatnya minggu ini, senang rasanya bisa memilikinya kembali.”
Persaingan Ketat Menanti Mainoo di Manchester United
Musim 2026-27 akan menjadi musim yang men
