Bayern Munich Favorit Juara Bundesliga, Dortmund Pasrah

Presiden Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, secara terbuka mengakui bahwa Bayern Munich adalah favorit juara Bundesliga musim ini. Pernyataan tersebut ia sampaikan kepada Sky Germany menjelang kick-off musim kompetisi baru yang tinggal menghitung hari. Watzke menilai tidak ada gunanya bersikap munafik karena kekuatan Bayern saat ini berada di level yang jauh di atas klub-klub lain.

Pengakuan ini bukan tanpa dasar, mengingat Bayern telah mendominasi Bundesliga dalam satu setengah dekade terakhir. Musim lalu saja, Die Roten finis 16 poin di atas Dortmund yang harus puas menempati posisi kedua. Bayern juga memecahkan rekor kompetisi dengan mencetak 122 gol sepanjang musim.

Bayern Munich Bayern Munich

Watzke Sebut Bayern Munich Favorit Juara Bundesliga

Dalam wawancaranya, Watzke mengungkapkan bahwa Dortmund sebenarnya menjalani musim lalu dengan baik. Ia mencatat bahwa timnya berhasil mengumpulkan 73 poin, jumlah yang seharusnya cukup untuk menjadi juara di era-era sebelumnya. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut sudah tidak berlaku lagi karena Bayern mendominasi hampir seluruh aspek permainan.

Watzke juga menyoroti betapa jauhnya kesenjangan ekonomi antara dua klub terbesar di Jerman tersebut. Menurutnya, Dortmund hanya bisa melakukan sedikit hal untuk mengubah keadaan karena perbedaan finansial yang sangat timpang. “Jadi kita tidak boleh menipu diri sendiri – Bayern Munich adalah unggulan mutlak,” tegas Watzke.

Dominasi Bayern yang Sulit Dibendung

Bayern Munich memenangkan Bundesliga dalam 13 dari 14 musim terakhir, sebuah catatan yang nyaris mustahil ditandingi klub lain. Vincent Kompany juga tercatat sebagai manajer keempat yang sukses meraih gelar Bundesliga pada dua musim pertamanya setelah Ernst Happel, Hansi Flick, dan Pep Guardiola. Artinya, pola kesuksesan Bayern bertahan lama di tangan siapa pun pelatihnya.

Dominasi Bayern tidak hanya terlihat dari jumlah gelar, tetapi juga dari cara mereka memenangkan kompetisi. Musim lalu, keunggulan 16 poin atas Dortmund menunjukkan bahwa tidak ada persaingan ketat di puncak klasemen. Tambahan 122 gol yang mereka sarangkan juga menjadi bukti betapa tajamnya lini serang Bayern sepanjang musim.

Jurang Finansial dan Strategi Transfer yang Berbeda

Menjelang musim baru, Bayern semakin memperkuat skuad dengan mendatangkan Ismael Saibari dan Nathaniel Brown. Selain itu, Harry Kane dikabarkan akan memperpanjang masa baktinya di Allianz Arena. Langkah ini menunjukkan bahwa Bayern tidak berhenti berbenah meski sudah berada di puncak.

Dortmund, di sisi lain, justru menginvestasikan dana mereka untuk pemain-pemain muda potensial. Giannis Konstantelias, Konstantinos Karetsas, dan Joane Gadou adalah tiga nama yang direkrut untuk memperkuat skuad asuhan Niko Kovac. Pendekatan ini menjadi pilihan logis bagi Dortmund yang tidak bisa bersaing di bursa transfer dengan Bayern.

Kesenjangan ekonomi antara kedua klub memang semakin melebar dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini pula yang menjadi alasan utama Watzke sulit melihat timnya mampu bersaing secara konsisten di papan atas. Selama kesenjangan tersebut belum tertutup, dominasi Bayern di Bundesliga kemungkinan besar akan terus berlanjut.

Supercup Jadi Gambaran Awal Musim Ini

Bayern telah lebih dulu mengalahkan Dortmund 2-1 pada ajang Franz Beckenbauer Supercup musim ini. Hasil tersebut seakan menjadi gambaran awal bahwa Bayern tetap menjadi momok bagi Dortmund. Watzke pun mengaku tidak terkejut dengan hasil tersebut dan justru menanggapinya dengan realistis.

Dortmund akan memulai perjalanan mereka di Bundesliga dengan menjamu Hamburg di Signal Iduna Park pada Sabtu ini. Laga ini menjadi ujian perdana bagi skuad asuhan Niko Kovac untuk membuktikan kualitas mereka. Meski begitu, peluang Dortmund merebut gelar juara tetap dipandang tipis di hadapan kekuatan Bayern.

Pengakuan Watzke bahwa Bayern Munich merupakan favorit juara Bundesliga adalah bentuk kejujuran yang jarang terdengar dari kubu penantang. Ia sadar bahwa musim lalu yang relatif bagus saja tidak cukup untuk menggeser Bayern dari tahta juara. Dengan kondisi finansial yang timpang, Dortmund tampaknya harus bersabar sebelum mampu benar-benar bersaing.

Meski demikian, sepak bola selalu menyimpan ruang untuk kejutan, dan Dortmund tetap memiliki modal berharga dari deretan pemain mudanya. Investasi jangka panjang yang mereka lakukan hari ini bisa menjadi fondasi untuk masa depan yang lebih cerah. Sampai saat itu tiba, Bayern Munich tetaplah patokan utama dalam perburuan gelar Bundesliga musim ini.