Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menilai transfer Rodri ke Barcelona sebagai kesepakatan yang saling menguntungkan alias win-win. Ia mengucapkan terima kasih kepada Rodri atas kontribusi besarnya selama masa baktinya yang penuh trofi bersama The Citizens. Menurut Maresca, keputusan ini adalah momen perubahan yang wajar dalam perjalanan karier seorang pemain top.
Rodri resmi menuntaskan kepindahannya ke Barcelona pada Selasa dengan nilai yang dilaporkan mencapai €76,5 juta atau sekitar £65 juta. Kepindahan ini sekaligus mengakhiri tujuh tahun kebersamaan Rodri dengan Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola. Wajar jika kabar ini menjadi perbincangan hangat, mengingat Rodri adalah salah satu pemain paling berpengaruh di skuad City dalam beberapa musim terakhir.


Perjalanan Rodri bersama Manchester City: 298 Penampilan dan 28 Gol
Rodri pertama kali menginjakkan kaki di Etihad Stadium tujuh tahun lalu, tepatnya pada Juli 2019, setelah direkrut dari Atletico Madrid. Selama berseragam Manchester City, ia tercatat tampil sebanyak 298 kali di semua kompetisi dan menyumbangkan 28 gol. Dari angka tersebut, terlihat betapa konsistennya Rodri menjadi bagian penting dari skuad asuhan Guardiola.
Sepanjang kariernya di Manchester, Rodri memenangkan 13 gelar besar. Salah satu momen paling ikonik terjadi pada musim 2022-23, ketika ia mencetak gol kemenangan ke gawang Inter di final Liga Champions, membawa City meraih trofi Si Kuping Besar pertama dalam sejarah klub. Dua tahun lalu, ia juga dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or, penghargaan individu tertinggi di dunia sepak bola.
Prestasi Rodri tidak berhenti di level klub. Bersama Timnas Spanyol, ia memenangkan Piala Eropa 2024 dan mengantarkan La Roja meraih gelar di Piala Dunia musim panas ini. Pada turnamen tersebut, Rodri juga menyabet penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik.
- 298 penampilan dan 28 gol untuk Manchester City di semua kompetisi
- 13 gelar besar, termasuk Liga Champions 2022-23
- Pencetak gol kemenangan di final Liga Champions melawan Inter
- Peraih Ballon d’Or dua tahun lalu
- Juara Piala Eropa 2024 dan Piala Dunia musim panas ini bersama Spanyol
Enzo Maresca soal Transfer Rodri ke Barcelona: Ini Win-Win
Maresca mengakui bahwa ia tidak akan mendapat kesempatan untuk bekerja sama dengan Rodri di musim pertamanya menukangi Manchester City. Meski begitu, ia mendoakan yang terbaik untuk karier sang gelandang di klub barunya. Ia juga menegaskan bahwa kepergian Rodri sama sekali bukan langkah yang merugikan, baik bagi pemain maupun klub.
“Rodri adalah pemain top. Klub atau manajer mana pun pasti ingin bekerja dengan Rodri. Alasannya jelas, karena dia pemain top,” ujar Maresca kepada Sky Sports. “Tidak ada jalan untuk melanjutkan, dan wajar jika pemain mengambil keputusan berbeda, menempuh jalan atau arah yang berbeda. Ini adalah momen perubahan.”
Selain Rodri, Maresca juga menyinggung masa depan Bernardo Silva, John Stones, dan Nathan Ake yang belum jelas. “Rodri, Bernardo, John, Nathan. Kita lihat saja apa yang terjadi di bursa transfer. Saya sangat senang memulai perjalanan ini,” katanya. Mengenai Rodri, ia menambahkan, “Semua penggemar dan klub berterima kasih kepada Rodri. Tapi saya juga berpikir ini adalah win-win. Klub berterima kasih kepada Rodri dan Rodri juga harus berterima kasih kepada klub serta para penggemar. Win for win!”
Sepeninggal Rodri, City Kehilangan Sosok Kunci
Rodri adalah figur yang sangat berpengaruh di lini tengah Manchester City. Ketidakhadirannya sangat terasa pada musim 2024-25, ketika ia melewatkan hampir seluruh musim akibat cedera ligamen anterior (ACL) yang diderita saat melawan Arsenal. Tanpa Rodri, permainan City kehilangan ketenangan dan ritme yang selama ini ia jaga di lini tengah.
Data statistik menunjukkan betapa besarnya ketergantungan City kepada Rodri. Sejak kedatangannya pada Juli 2019, City mencatatkan persentase kemenangan 71,5 persen saat Rodri berada di lapangan, dan hanya kalah dalam 36 pertandingan. Sebaliknya, ketika Rodri tidak tampil, City kalah 30 kali dengan persentase kemenangan yang turun menjadi 63,3 persen dari 120 pertandingan.
Angka-angka tersebut menegaskan bahwa Rodri bukan sekadar pemain biasa, melainkan fondasi permainan City. Kepergian Rodri ke Barcelona otomatis menjadi pekerjaan rumah besar bagi Maresca untuk menemukan pengganti yang setara. Apalagi, kehilangan pemain sekaliber Rodri tidak bisa ditambal dengan sekadar membeli pemain baru tanpa perencanaan matang.
Rekor-rekor yang Ditinggalkan Rodri di Manchester City
Selama membela City, hanya Bernardo Silva (356 penampilan) dan Phil Foden (333 penampilan) yang tercatat lebih sering bermain daripada Rodri di semua kompetisi. Namun dalam hal distribusi bola, Rodri tidak tertandingi. Ia berada di urutan teratas untuk jumlah operan (24.442), operan sukses (22.466), dan sentuhan bola (27.658).
Angka-angka itu menggambarkan peran Rodri sebagai pengatur tempo permainan City. Ia bukan hanya pemutus serangan lawan, tetapi juga otak dari sirkulasi bola yang menjadi ciri khas tim asuhan Guardiola. Kehilangan sosok dengan peran sebesar ini tentu membutuhkan waktu untuk tergantikan.
Bursa Transfer Man City Kian Sibuk
Jendela transfer musim panas ini tampaknya akan menjadi periode yang sibuk bagi Manchester City. Pada Rabu, City mengumumkan bahwa Tijjani Reijnders telah bergabung dengan klub Liga Pro Saudi, Al-Qadsiah. Sementara itu, dua nama lain juga dikabarkan masuk radar City, yaitu gelandang Chelsea Enzo Fernandez dan Ayyoub Bouaddi dari Lille.
Kendati begitu, hingga saat ini belum ada tawaran resmi yang diajukan untuk kedua pemain tersebut. Dengan kepergian Rodri, City tentu perlu bergerak cepat untuk mencari pengganti yang mampu mengisi peran vital di lini tengah. Bursa transfer masih terbuka, dan langkah selanjutnya dari City akan menjadi perhatian banyak penggemar.
Kepergian Rodri ke Barcelona menutup salah satu babak paling sukses dalam sejarah Manchester City. Dengan 13 trofi, Ballon d’Or, serta deretan rekor individu, Rodri meninggalkan warisan yang sulit ditandingi oleh pemain mana pun. Di sisi lain, Barcelona mendapatkan pemain top yang siap menjadi motor permainan baru di lini tengah mereka.
Bagi Maresca, situasi ini adalah win-win yang menguntungkan semua pihak. City melepas pemainnya dengan nilai transfer besar, sementara Rodri memulai tantangan baru di La Liga bersama Barcelona. Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya Manchester City di bursa transfer.
