Carles Martinez menuntut “energi dan semangat” dari anak asuhnya di Bayer Leverkusen jelang laga pembuka Bundesliga melawan Elversberg pada Sabtu. Pelatih asal Spanyol itu ingin timnya langsung tampil trengginas dan membawa pulang tiga poin dari kandang lawan. Menurutnya, pertandingan ini akan menjadi ujian nyata pertama bagi skuad asuhannya di musim kompetisi baru.
Martinez resmi menggantikan Kasper Hjulmand sebagai pelatih kepala Leverkusen pada awal musim panas ini. Pramusim yang dijalani Leverkusen tergolong impresif dengan memenangkan enam dari tujuh laga uji coba, ditambah kelolosan dari putaran pertama DFB-Pokal. Modal inilah yang ingin dibuktikan Martinez saat timnya mengawali petualangan di Bundesliga.


Carles Martinez Minta Energi dan Semangat dari Skuadnya
Menjelang duel yang berlangsung di markas Elversberg, Carles Martinez menegaskan bahwa timnya harus tampil dengan intensitas tinggi sejak menit awal. “Kami ingin menunjukkan apa yang telah kami kerjakan selama beberapa pekan terakhir. Saya ingin melihat energi dan semangat,” ujar Martinez dikutip dari laman resmi klub. Ia juga mengingatkan bahwa Leverkusen tidak boleh menganggap remeh lawan yang baru promosi ini.
Martinez mengakui bahwa Elversberg adalah tim yang bertahan dengan baik dan paham betul cara bermain. Situasi di kandang lawan diprediksi akan berlangsung meriah karena seluruh elemen klub akan tampil dengan antusiasme tinggi. “Akan terasa seperti pesta, dan mereka pasti akan memberikan segalanya,” tambahnya.
Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu menegaskan target Leverkusen tidak berubah: memulai musim dengan kemenangan. Ia menilai sepak bola modern semakin kompetitif sehingga setiap tim wajib tampil maksimal di setiap pertandingan. “Menyusul keberhasilan kami di laga piala, kami ingin memulai liga dengan baik. Tiga poin sangat penting,” tegas Martinez.
Laga Debut bagi Kedua Pelatih
Pertandingan Elversberg kontra Leverkusen menjadi satu-satunya laga di pekan pembuka Bundesliga yang mempertemukan dua pelatih yang sama-sama menjalani debut di kompetisi ini. Pelatih Elversberg, Vincent Wagner, dan pelatih Leverkusen, Carles Martinez, sama-sama pertama kali memimpin tim di Bundesliga. Tidak ada laga lain pada matchday pertama yang menghadirkan situasi serupa.
Elversberg sendiri datang sebagai tim promosi setelah tampil impresif di 2. Bundesliga musim lalu. Mereka tercatat sebagai tim dengan serangan terbaik di kasta kedua Jerman dengan mencetak 64 gol. Dari jumlah tersebut, 20 gol di antaranya tercipta pada 15 menit terakhir pertandingan, yang merupakan catatan tertinggi bersama Karlsruher SC.
Rekor Leverkusen Melawan Tim Promosi
Leverkusen memiliki catatan impresif saat menghadapi tim promosi di Bundesliga. Mereka belum terkalahkan dalam 20 laga terakhir melawan tim yang baru naik kasta, dengan rincian 15 kemenangan dan lima hasil imbang. Kekalahan terakhir mereka dari tim promosi terjadi pada Maret 2021, yakni saat kalah 1-2 dari Arminia Bielefeld di kandang sendiri.
Catatan ini menjadi rekor klub yang masih berlanjut untuk Leverkusen. Satu-satunya tim yang memiliki rentetan tak terkalahkan lebih panjang melawan tim promosi adalah RB Leipzig dengan 40 laga. Dengan statistik tersebut, Leverkusen jelas lebih difavoritkan untuk memenangkan laga ini.
Elversberg dan Sejarah Debutan Bundesliga
Laga ini akan menjadi momen bersejarah bagi Elversberg karena mereka akan menjadi tim ke-59 yang tampil di Bundesliga sepanjang sejarah kompetisi. Namun, sejarah berkata lain bagi tim-tim debutan dalam beberapa musim terakhir. Tiga tim promosi terakhir semuanya kalah dalam laga pembuka mereka, dan tren ini tentu ingin dipatahkan Elversberg.
Terakhir kali ada tim yang meraih poin pada laga debut Bundesliga adalah RB Leipzig pada 2016. Sementara itu, kemenangan terakhir yang diraih tim debutan di laga pertama tercatat atas nama FC Ingolstadt pada 2015, ketika mereka menaklukkan Mainz dengan skor 1-0. Catatan-catatan ini menunjukkan betapa sulitnya memulai petualangan di kasta tertinggi sepak bola Jerman.
Dua Pemain Kunci yang Perlu Disorot
Menjelang pertandingan ini, ada beberapa nama yang berpotensi menjadi pembeda di lapangan. Masing-masing tim memiliki pemain andalan yang diharapkan bisa tampil gemilang. Berikut dua pemain yang patut diperhatikan dari kedua kubu.
Lukas Petkov, Harapan Elversberg di Lini Depan
Lukas Petkov merupakan top skor Elversberg di 2. Bundesliga musim 2025-26 dengan koleksi 13 gol. Sebelumnya, penyerang asal Bulgaria itu sempat mencatatkan delapan penampilan di Bundesliga bersama Augsburg pada 2021-2022 tanpa mencetak satu gol pun. Kini ia berpeluang menjadi pencetak gol asal Bulgaria ke-12 dalam sejarah Bundesliga.
Patrik Schick, Momok bagi Elversberg
Di kubu Leverkusen, Patrik Schick tampil tajam musim lalu dengan mencatatkan lima brace di Bundesliga. Jumlah itu hanya kalah dari Harry Kane (10), Erling Haaland (7), dan Igor Thiago (6) di lima liga top Eropa. Schick juga menjadi mimpi buruk bagi Elversberg karena ia mencetak gol di dua pertemuan kompetitif sebelumnya, termasuk tiga dari enam gol Leverkusen ke gawang mereka.
Prediksi dan Peluang Kemenangan
Ini akan menjadi pertemuan ketiga antara Leverkusen dan Elversberg di semua kompetisi resmi. Dua pertemuan sebelumnya terjadi di DFB-Pokal, dengan Leverkusen menang 3-0 di kandang pada 2024, tetapi kalah 4-3 dalam laga tandang putaran pertama 2022. Catatan ini menunjukkan bahwa Elversberg tidak pernah mudah dikalahkan Leverkusen.
Berdasarkan data Opta, peluang kemenangan Bayer Leverkusen dalam laga ini cukup besar. Berikut rincian probabilitas hasil pertandingan menurut Opta:
- Kemenangan Elversberg: 20,7 persen
- Hasil imbang: 22,8 persen
- Kemenangan Bayer Leverkusen: 56,5 persen
Dengan segala pertimbangan di atas, prediksi yang paling masuk akal adalah kemenangan Bayer Leverkusen. Meski Elversberg memiliki dukungan penuh dari publiknya, kualitas skuad dan pengalaman Leverkusen di panggung Bundesliga menjadi faktor pembeda yang sulit dibantah.
Laga Elversberg versus Bayer Leverkusen di pekan pembuka Bundesliga ini menyimpan banyak cerita menarik. Debut dua pelatih, rekor gemilang Leverkusen melawan tim promosi, serta ambisi kedua tim menciptakan pertandingan yang layak dinantikan. Meski Leverkusen diunggulkan, Elversberg dengan dukungan publik sendiri tetap berpotensi memberikan kejutan.
