Hasil pertandingan akhir pekan di Championship, League One, dan League Two menjadi bahan analisis Aaron McLean dalam EFL Takeaways. Mantan striker Peterborough United dan Hull City yang kini menjadi pengamat Final Score itu menyoroti lima hal utama. Sorotan tersebut mencakup performa Middlesbrough, West Ham, Southampton, Luton Town, dan Fleetwood Town.
Pembahasan ini penting karena dampaknya bukan hanya pada klasemen, tetapi juga pada masa depan pemain dan arah klub. Middlesbrough perlu promosi untuk mempertahankan Will Lankshear, sementara West Ham harus segera memperbaiki performa di London Stadium agar tekanan tidak semakin besar. Southampton, Luton Town, dan Fleetwood Town juga menjadi perhatian setelah hasil berbeda pada Sabtu lalu.


Sorotan EFL Takeaways: Will Lankshear dan Dilema Promosi Middlesbrough
Middlesbrough menang 3-0 atas Charlton Athletic dan berada dua poin di puncak Championship. Will Lankshear mencetak dua gol dalam laga itu sehingga totalnya menjadi 13 gol dalam 13 pertandingan liga sejak pindah musim panas dari Tottenham dengan nilai £20 juta. McLean menilai Lankshear punya X-factor dan sudah menunjukkan alasan Middlesbrough bersedia membayar mahal untuknya.
McLean mengingat pengalamannya melihat Lankshear di Oxford musim lalu, saat sang pemain tetap mencetak gol meski bermain di tim yang kesulitan. Menurutnya, hal terbesar bagi Middlesbrough adalah memastikan promosi agar bisa mempertahankan Lankshear. Jika performa seperti ini berlanjut, harga dan reputasinya akan naik, lalu klub-klub besar bisa datang mencari pemain dengan kualitas serupa.
Soal timnas Inggris, McLean menilai masih terlalu cepat. Untuk perkembangan Lankshear, ia tidak perlu langsung dilempar ke sorotan utama. Cukup jalani musim dengan baik, menjadi top skorer Championship, masuk Premier League, lalu pertanyaan soal timnas akan muncul dengan sendirinya.
West Ham Belum Menjadikan London Stadium Benteng
West Ham kembali kalah di London Stadium dari West Bromwich Albion dan kebobolan tiga gol untuk Sabtu kedua berturut-turut. Semua kekalahan Championship mereka musim ini terjadi di depan pendukung sendiri. McLean menilai West Ham belum mampu mengelola tekanan, terutama karena basis penggemar terbelah soal apakah mereka menginginkan Nuno Espirito Santo tetap memimpin.
Menurut McLean, bermain di depan 60.000 penonton menuntut penampilan yang meyakinkan, dan di Championship tim harus menang. Ia mempertanyakan penyebab kebobolan cepat serta kegagalan mencetak gol: apakah West Ham kurang menghormati lawan atau justru lawan melihat mereka mulai lambat dan punya titik lemah. Apa pun penyebabnya, masalah itu harus segera dibenahi.
Stadion yang bagus dan permukaan lapangan yang nyaman membuat tim tamu menikmati pengalaman bermain di sana. Jika kandang dijadikan benteng, kondisi itu bisa menguntungkan, tetapi saat ini London Stadium belum menjadi benteng. Tim lawan justru datang dan menikmati suasana, yang merupakan kebalikan dari kebutuhan West Ham.
Southampton Dibenarkan Mempertahankan Tonda Eckert
Southampton tampil meyakinkan dengan menang 4-1 atas QPR di St Mary’s dan berada di posisi kelima Championship. Setelah kontroversi Spygate musim lalu, tim dan Tonda Eckert bangkit dengan kuat. McLean menilai Southampton melakukan hal benar dengan mempertahankan Eckert karena klub menghormati kualitasnya serta cara ia memotivasi dan mengorganisasi tim.
Southampton telah menghapus dampak pengurangan empat poin di awal musim; tanpa hukuman itu, mereka akan duduk di posisi kedua. Kesalahan musim lalu sudah ditinggalkan. Menurut McLean, justru ada alasan lebih besar untuk melaju dan meraih promosi guna membalikkan hal buruk musim sebelumnya.
Semua pemain bermain sesuai level mereka, dan itulah pembeda Southampton dengan West Ham. James Ward-Prowse kembali menunjukkan permainan seperti saat sebelumnya di Southampton, sedangkan James Bree yang dipinjamkan musim lalu kembali dan tampil luar biasa. Ada mentalitas terkepung karena apa yang terjadi pada Mei, seolah dunia menentang mereka, dan sikap itu bekerja dengan baik.
Luton Town Masih Harus Membuktikan Kualitas untuk Promosi
Luton Town menang 2-0 di markas Peterborough United dan meraih kemenangan keempat beruntun di League One. Mereka naik ke posisi keempat dan akan bertandang ke pemimpin klasemen Huddersfield Town pada Selasa. Tim asuhan Jack Wilshere itu ingin menunjukkan bahwa mereka punya kualitas untuk masuk persaingan promosi.
McLean belum yakin Luton adalah kontender dua teratas. Ia menilai Luton mampu berada di sekitar zona play-off, tetapi ada beberapa klub yang lebih baik dan lebih konsisten. Promosi tetap wajib bagi Luton; tidak ada hasil lain yang bisa diterima, dan itu pula ekspektasi Jack Wilshere.
Konsistensi Luton perlu meningkat karena mereka belum sekuat Huddersfield atau Stockport. McLean juga memasukkan Bradford dalam kelompok itu meski Bradford kesulitan mencetak gol sejak Michael Duff masuk; Bradford tetap menjaga clean sheet. Klub seperti Luton akan berusaha menembus kelompok tersebut, dan jika mampu merangkai performa stabil, bukan tidak mungkin mereka masuk ke persaingan.
Fleetwood Town Bawa Momentum Piala ke League Two
Setelah menyingkirkan Arsenal lewat adu penalti di Carabao Cup tengah pekan, Fleetwood Town kembali ke urusan League Two dan menang 3-1 atas Bristol Rovers yang sedang tidak konsisten. Kemenangan itu penting karena Fleetwood memulai hari di posisi ke-18. McLean menyebut pencapaian mengalahkan Arsenal luar biasa bagi klub dan semua pihak yang terlibat.
McLean sempat berbicara dengan asisten pelatih Mark Yeates saat jadwal keluar, dan setelah hasil melawan Arsenal suasana klub sangat bergairah. Laga kontra Bristol Rovers adalah yang pertama dari enam pertandingan liga sebelum perempat final melawan Everton. Menata performa liga menjadi penting karena Fleetwood kalah lima dari tujuh laga liga terakhir.
Tiga poin sangat penting, dan masih ada lima laga liga sebelum menjamu Everton. Fleetwood perlu memastikan posisi liga tetap baik dan tidak membiarkan perjalanan piala mengganggu target mereka. McLean juga senang Fleetwood mendapat laga kandang lagi karena memberi kesempatan tambahan; mereka akan menghadapi Everton dengan keyakinan bisa mengulang performa saat mengalahkan Arsenal.
Penutup
Dari lima sorotan itu, tema besar yang muncul adalah soal tekanan dan konsistensi. Middlesbrough menikmati ketajaman Lankshear tetapi harus waspada pada godaan klub besar; West Ham perlu mengubah London Stadium menjadi kandang yang menakutkan; Southampton menuai hasil dari kesabaran; Luton masih mencari kestabilan; dan Fleetwood berusaha menjaga fokus di liga di tengah euforia piala. Semua klub menghadapi ujian berbeda meski akar persoalannya sering kali sama, yakni kemampuan menjaga performa dan mengelola ekspektasi.
Bagi pembaca yang mengikuti Championship, League One, dan League Two, pekan-pekan berikutnya akan menjadi ujian nyata. Performa Lankshear, respons West Ham, langkah Southampton, konsistensi Luton, dan pengelolaan jadwal Fleetwood akan menentukan apakah tren positif atau masalah yang ada berlanjut. Itulah gambaran EFL Takeaways dari Aaron McLean setelah rangkaian pertandingan Sabtu lalu.
