Sejumlah memorabilia dari Memorial Tragedi Munich di Manchesterplatz, Munich, Jerman, dicuri pada Senin, 26 Oktober. Barang yang hilang mencakup sebuah patung kaca dan sejumlah medali dari etalase peringatan bagi 23 orang yang tewas dalam bencana udara Munich, termasuk delapan pemain Manchester United. Polisi Munich menyebut etalase kaca di sekitar memorial dipecahkan dengan batu saat barang-barang itu diambil antara pukul 08.00 dan 13.00 waktu setempat.
Pencurian ini menjadi pukulan bagi keluarga korban dan pihak yang selama ini merawat situs peringatan. Manchester Munich Memorial Foundation (MMMF) menyatakan “sangat berduka”, dan ketuanya, Ifty Ahmed, menilai insiden tersebut menimbulkan kerusakan emosional bagi keluarga. Memorial di Manchesterplatz berdiri di lokasi kecelakaan pesawat saat lepas landas pada 6 Februari 1958, setelah mengisi bahan bakar dalam perjalanan pulang dari pertandingan Piala Eropa di Belgrade.


Barang yang Dicuri dari Memorial Tragedi Munich
Menurut keterangan polisi, pelaku memecahkan kotak kaca memorial dengan batu sebelum mengambil barang-barang di dalamnya. Aksi itu berlangsung pada Senin, 26 Oktober, antara pukul 08.00 dan 13.00 waktu setempat. Barang yang hilang mencakup patung kaca dan sejumlah medali, meski jumlah pasti medali masih belum diketahui.
Mark Salzmann, ketua Red Docs Munich, kelompok pendukung Bayern Munich yang turut merawat memorial, mengatakan patung kaca yang semula dipersembahkan kepada mantan Wali Kota Munich, Dieter Reiter, termasuk di antara barang yang dicuri. Kelompoknya mengumpulkan penghormatan yang ditinggalkan pengunjung dari berbagai penjuru dunia dan menempatkan sebagian di etalase. Menurut Salzmann, benda-benda itu unik dan tidak mudah diganti, tetapi kelompoknya sedang membahas kemungkinan pengganti bersama yayasan.
Ifty Ahmed mengatakan pihaknya masih belum mengetahui secara pasti berapa banyak medali yang hilang. Ia menilai barang-barang yang dicuri memiliki nilai khusus bagi keluarga korban dan komunitas yang terhubung dengan memorial. Karena itu, yayasan dan kelompok pendukung mulai membahas langkah penggantian benda-benda tersebut.
Kronologi Pencurian dan Kerusakan di Manchesterplatz
Mark Salzmann mengatakan ibunya menemukan kerusakan itu saat melintas di depan memorial. Kotak kaca memorial diketahui pecah setelah insiden pencurian. Polisi menyebut barang-barang diambil antara pukul 08.00 dan 13.00 waktu setempat pada Senin, 26 Oktober.
Manchesterplatz menjadi lokasi yang penting karena di situlah pesawat jatuh saat lepas landas pada 6 Februari 1958. Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan pulang dari pertandingan Piala Eropa di Belgrade dan telah mengisi bahan bakar sebelum kecelakaan terjadi. Peristiwa itu menewaskan 23 orang, termasuk delapan pemain Manchester United, sehingga lokasi tersebut menjadi tempat peringatan yang dijaga hingga kini.
Polisi Munich menyebut kotak kaca di sekitar memorial dipecahkan dengan batu. Mereka mencatat pencurian terjadi pada rentang waktu tertentu pada Senin, 26 Oktober. Keterangan itu menjadi dasar penyelidikan awal atas insiden tersebut.
Dampak Emosional bagi Keluarga Korban
Ifty Ahmed menegaskan pencurian ini bukan hanya soal kehilangan benda, tetapi juga melukai keluarga korban. “Mereka tidak memahami kerusakan yang telah mereka sebabkan,” katanya kepada BBC News. Ia menjelaskan bahwa memorial selama ini memberi ketenangan bagi keluarga yang kehilangan orang tercinta dalam kecelakaan. “Apa pun yang mereka ambil dari dalam etalase, mereka tidak mengambil kenangan kami,” ujarnya.
Salzmann menilai benda-benda yang dipajang di etalase itu unik dan tidak mudah diganti. Karena itu, kehilangan memorabilia tidak bisa dipandang sebagai kerugian material semata. Bagi orang-orang yang terhubung dengan memorial, nilai benda tersebut terletak pada kenangan dan penghormatan bagi para korban.
Dukungan dan Upaya Penggantian
Yayasan menyebut Manchester United telah menawarkan diri membiayai perbaikan. Namun, yayasan sudah sepakat menanggung biaya perbaikan sendiri. Kaca yang rusak telah diganti pada hari yang sama, menurut yayasan.
Ahmed mengatakan pendukung Liverpool, Manchester City, dan Leeds juga mengirim pesan dukungan. Menurut Salzmann, pesan dukungan yang ia terima menunjukkan betapa pentingnya memorial bagi banyak orang. Ia menegaskan hubungan antara Manchester dan Munich “tidak akan pernah hilang”.
Konteks Sejarah Memorial di Manchesterplatz
Memorial Tragedi Munich memiliki sejarah panjang di Manchesterplatz. Batu peringatan dipasang pada 2004, sedangkan etalase ditambahkan pada 2020 dan diresmikan secara resmi pada 2023. Penambahan etalase itu memungkinkan penghormatan dari pengunjung dipajang dan dilihat publik.
Pada Februari, sekitar 1.500 orang dari seluruh dunia menghadiri upacara peringatan tahunan di Manchesterplatz. Jumlah itu menunjukkan bahwa peringatan bencana udara Munich tetap memiliki makna lintas negara. Kehadiran mereka juga memperkuat alasan mengapa pencurian ini mendapat perhatian luas.
Penyelidikan Polisi dan Permintaan Informasi
Polisi Munich menyatakan belum ada tersangka yang ditangkap dalam kasus ini. Mereka mengimbau saksi atau siapa pun yang memiliki informasi untuk maju dan membantu penyelidikan. Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai barang yang dicuri maupun pelaku.
BBC telah menghubungi Manchester United untuk meminta komentar. Dalam laporan yang dikutip, belum ada tanggapan klub yang disebutkan. Meski begitu, yayasan menyebut klub telah menawarkan bantuan biaya perbaikan.
Penutup
Pencurian memorabilia di Memorial Tragedi Munich telah merusak etalase dan menghilangkan benda-benda bersejarah yang sulit diganti. Insiden ini menyakiti keluarga korban, tetapi juga memunculkan solidaritas dari komunitas suporter dan pihak yang merawat memorial. Perbaikan kaca yang sudah dilakukan dan rencana penggantian barang menunjukkan bahwa memorial tetap dijaga bersama.
Polisi masih membutuhkan informasi dari saksi untuk mengungkap pelaku dan menemukan barang yang hilang. Di sisi lain, perhatian publik terhadap kasus ini menegaskan bahwa peringatan bagi 23 korban bencana udara Munich tidak kehilangan maknanya. Kenangan keluarga dan hubungan Manchester–Munich tetap menjadi bagian penting yang tidak bisa dihapus oleh pencurian ini.
