Inter Resmi Rekrut Djed Spence, Gantikan Denzel Dumfries

Inter Milan resmi mengumumkan perekrutan bek kanan Djed Spence dari Tottenham Hotspur. Pemain berusia 26 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai €35 juta atau setara £30 juta. Kedatangan Spence langsung diproyeksikan menjadi pengganti Denzel Dumfries yang lebih dulu hengkang ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Kepindahan Djed Spence ke Giuseppe Meazza menjadi salah satu langkah besar dalam karier pemain asal Inggris tersebut. Sebelumnya, ia mengoleksi 85 penampilan di semua kompetisi bersama Tottenham sejak bergabung pada 2022. Selama membela Spurs, ia sempat dipinjamkan ke Rennes, Leeds United, dan Genoa sebelum akhirnya menjadi pemain reguler pada dua musim terakhir.

Djed SpenceDjed Spence

Detail Transfer Djed Spence ke Inter

Inter mengumumkan kedatangan Spence melalui akun resmi klub pada 15 Agustus 2026. Bek kanan asal Inggris itu dipersiapkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan Dumfries, yang bergabung dengan Real Madrid pada awal bursa transfer. Dengan kontrak lima tahun, Inter menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pemain yang juga menjadi andalan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

Nilai transfer yang dibayarkan Inter kepada Tottenham disebut-sebut mencapai €35 juta atau setara £30 juta. Angka tersebut menjadi bukti betapa tinggi nilai Spence di mata juara bertahan Serie A. Selain itu, pengalaman Spence di berbagai kompetisi Eropa menjadi pertimbangan utama manajemen Inter dalam menuntaskan negosiasi.

Rekam Jejak Spence di Tottenham

Sejak bergabung dengan Tottenham pada 2022, Spence harus menjalani beberapa masa peminjaman sebelum mendapatkan tempat permanen di skuad utama. Ia sempat dipinjamkan ke Rennes, Leeds United, dan Genoa untuk mengumpulkan menit bermain. Baru pada dua musim terakhir, bek asal Inggris itu menjadi pemain reguler di lini belakang Spurs.

Catatan statistiknya dalam dua musim terakhir cukup impresif untuk ukuran bek kanan. Ia menjadi salah satu pemain bertahan paling aktif dalam duel dan tekanan terhadap lawan. Berikut rincian kontribusi Spence bersama Tottenham:

  • 366 kemenangan duel — terbanyak kedua di antara semua bek Tottenham
  • 82 tekel — terbanyak ketiga di skuad Spurs
  • 56 intersepsi — terbanyak ketiga di tim
  • 36 peluang diciptakan — terbanyak kedua bersama rekan setimnya

Kontribusi Spence juga terasa di level trofi. Ia membantu Tottenham memenangi Liga Europa pada musim 2024-25, yang sekaligus mengakhiri puasa gelar mayor Spurs selama 17 tahun. Momen ini menjadi pengalaman berharga yang akan ia bawa ke Inter, klub yang terbiasa bersaing di papan atas Eropa.

Djed Spence Bersinar di Piala Dunia 2026

Spence tampil mengesankan bersama Inggris pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada musim panas tahun ini. Tim asuhan Thomas Tuchel berhasil finis di posisi ketiga, dan Spence menjadi salah satu pemain bertahan yang paling menonjol. Ia tercatat melakukan 19 tekel sepanjang turnamen, jumlah terbanyak oleh bek Inggris dalam satu edisi Piala Dunia sejak Ashley Cole mencatatkan 25 tekel pada 2002.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Spence bukan sekadar bek dengan kemampuan bertahan biasa, melainkan pemain yang berani berduel dan aktif membantu transisi permainan. Gaya bermainnya yang agresif diyakini cocok dengan skema yang diterapkan pelatih Inter, Cristian Chivu. Pengalaman tampil di pentas internasional juga menjadi nilai tambah bagi skuad Inter yang akan berlaga di berbagai kompetisi musim ini.

Menggantikan Peran Dumfries di Inter

Kedatangan Spence tidak bisa dilepaskan dari kepindahan Denzel Dumfries ke Real Madrid pada awal bursa transfer. Dengan kepergian Dumfries, Inter membutuhkan bek kanan baru yang siap tampil di level tertinggi. Spence dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengisi kekosongan tersebut, baik dari sisi pengalaman maupun kematangan bermain.

Inter sendiri datang ke musim 2026-27 dengan status juara bertahan ganda setelah memenangi Serie A dan Coppa Italia pada 2025-26. Tekanan untuk mempertahankan gelar akan menjadi tantangan tersendiri bagi Chivu dan anak asuhnya. Kehadiran Spence diharapkan mampu menjaga keseimbangan tim, terutama di sisi kanan pertahanan yang kini kehilangan Dumfries.

Agenda Awal Inter di Serie A 2026-27

Inter akan memulai perjalanan mereka di Serie A musim 2026-27 dengan menjamu Monza di Giuseppe Meazza pada 22 Agustus. Laga ini berpotensi menjadi debut resmi Spence bersama La Beneamata jika ia sudah siap secara fisik. Para pendukung tentu menantikan bagaimana bek anyar mereka beradaptasi dengan rekan setim yang sudah lebih dulu mengenal gaya main Chivu.

Pertandingan melawan Monza juga akan menjadi ujian awal bagi lini pertahanan Inter yang baru dirombak. Dengan jadwal yang padat di Serie A dan kompetisi Eropa, rotasi pemain menjadi kunci keberhasilan. Spence diharapkan bisa langsung memberikan dampak positif sejak menit-menit awal musim.

Secara keseluruhan, perekrutan Djed Spence menjadi langkah strategis Inter dalam menjaga kekuatan skuad pasca-kepergian Dumfries. Dengan kontrak lima tahun, statistik impresif di Tottenham, serta pengalaman membela Inggris di Piala Dunia, Spence memiliki modal kuat untuk sukses di Serie A. Kini seluruh perhatian tertuju pada laga pembuka melawan Monza, di mana ia diharapkan segera menunjukkan kelasnya.

Keberhasilan Spence beradaptasi akan sangat menentukan sejauh mana Inter mampu mempertahankan dominasi di Italia dan bersaing di Eropa. Jika ia mampu tampil konsisten seperti di Tottenham dan Timnas Inggris, maka keputusan Inter mengeluarkan €35 juta akan terasa sangat sepadan. Musim 2026-27 pun menjadi panggung pembuktian bagi bek asal Inggris tersebut.