Franck Kessie Kembali ke Atalanta
Franck Kessie kembali ke Atalanta. Kepulangan ini terjadi sembilan tahun setelah gelandang asal Pantai Gading itu meninggalkan klub Serie A asal Bergamo tersebut. Kessie bergabung dengan status bebas agen setelah masa baktinya bersama Al-Ahli usai.
Atalanta mengumumkan kabar ini melalui akun media sosial resmi klub. Dalam unggahan tersebut, mereka menulis “Il Presidente” è tornato. Kalimat itu menjadi penanda bahwa Kessie resmi kembali ke klub tempat kariernya mulai dibangun.


Perjalanan Karier Kessie Sejak Meninggalkan Atalanta
Kessie adalah produk asli akademi Atalanta. Ia sempat menembus tim utama dan mencatatkan 30 penampilan di Serie A pada periode pertamanya. Dari 30 laga itu, ia mencetak enam gol dan menyumbang tiga assist.
Pada 2017, Kessie meninggalkan Atalanta untuk bergabung dengan AC Milan. Ia lalu menghabiskan lima musim di San Siro sebelum pindah ke Barcelona. Al-Ahli kemudian membawanya ke Arab Saudi dengan nilai transfer 12,5 juta euro.
Selama tiga musim berseragam Al-Ahli, Kessie berhasil memenangkan AFC Champions League Elite sebanyak dua kali. Ia juga merasakan persaingan di Liga Pro Saudi yang semakin kompetitif. Modal pengalaman itu kini ia bawa pulang ke Bergamo.
- 30 penampilan Serie A untuk Atalanta pada periode pertama.
- 6 gol dan 3 assist di Serie A bersama Atalanta.
- 2 gelar AFC Champions League Elite bersama Al-Ahli.
Kessie Pilih Bergamo, Bukan Roma atau Juventus
Kepulangan Kessie ke Atalanta tidak lepas dari minat sejumlah klub besar Italia. Roma dan Juventus dilaporkan sempat tertarik untuk mendatangkan pemain berusia 29 tahun itu. Namun pada akhirnya, Kessie memilih kembali ke Bergamo.
Pilihan ini menunjukkan hubungan emosional Kessie dengan Atalanta. Klub tersebut menjadi tempat ia tumbuh dan berkembang sebelum namanya dikenal luas. Kembali ke klub yang membesarkan namanya adalah langkah yang wajar bagi seorang pemain yang ingin menutup siklus kariernya.
Dampak Kepulangan Kessie bagi Atalanta
Kehadiran Kessie akan memperkuat lini tengah Atalanta. Ia memiliki pengalaman bermain di Serie A, La Liga, dan kompetisi Asia bersama Al-Ahli. Variasi pengalaman ini membuatnya bisa menjadi pemain penting dalam rotasi skuad.
Dari sisi bisnis, Atalanta tidak perlu mengeluarkan biaya transfer untuk mendapatkan Kessie. Status bebas agen membuat kepindahan ini minim risiko secara finansial. Usia 29 tahun juga masih tergolong produktif untuk seorang gelandang.
Apa Arti Kepulangan Ini bagi Kessie dan Atalanta
Kembalinya Kessie ke Atalanta menjadi babak baru dalam kariernya. Ia datang dengan status yang lebih matang setelah sembilan tahun berkelana ke beberapa klub besar. Atalanta juga mendapatkan pemain yang sudah mengenal karakter sepak bola Italia dengan baik.
Ke depannya, Kessie diharapkan bisa segera beradaptasi dan bersaing untuk mendapat tempat di skuad utama. Ia mungkin tidak akan langsung menjadi starter, tapi kedalaman skuad Atalanta jelas bertambah. Jika konsisten, Kessie bisa kembali menjadi pemain kunci seperti yang pernah ia tunjukkan di masa lalu.
Kepulangan Franck Kessie ke Atalanta adalah salah satu cerita transfer yang menarik. Setelah sembilan tahun, ia akhirnya kembali ke klub yang membesarkan namanya. Dengan pengalaman, status bebas agen, dan usia yang masih produktif, Kessie memiliki modal kuat untuk menjalani babak keduanya di Bergamo.
